Warga Kabupaten Pangkep di sekitar Sungai Pangkajene, Jalan
Kelapa, Kelurahan mappasaile, Kecamatan Pangkajene, digegerkan penemuan
sesosok mayat pria yang terapung di pinggir sungai, Selasa 11 November,
sekitar pukul 12.00 Wita.Mayat pertama kali ditemukan seorang tukang bentor yang hendak buang air kecil, di sungai. Menurutnya, saya hendak buang air kecil mendengar ada yang ribut-ribu ada benda aneh yang terapung. "Saat saya keluar saya lihat ke sungai ada mayat yang sudah mengapung," katanya.
Mayat tersebut diketahui bernama Fikruddin Rabbani, mahasiswa semester akhir Universitas Muslim Indonesia, jurusan ilmu komputer asal Hartaco Makassar.
Kasat Reskrim Polres Pangkep, AKP Ridwan Saenong, diduga tewas sejak dua hari lalu, berdasarkan kondisi mayat yang sudah mengeluarkan bau yang sangat menyengat dan dalam kondisi badan menbengkak. Dari saku korban ditemukan telepon gengam.
Informasi yang dihimpun, korban pamit pada orang tuanya, A Haris Baginda pada Sabtu 8 November di Hatako Indah pukul 09.00 Wita untuk ke Pangkep memperbaiki skripsinya. Perbaikan akan dilakukan di di lokasi KKN di Kampung Lejang, Kelurahan Samalewa, Kecamatan Bungoro. Ia singgah di Mandai, Senin malam sekitar pukul 22.00 untuk menjenguk adiknya, lalu ditemukan tewas terapung di Sungai Pangkep, Selasa kemarin.
Sementara sepeda motor yang digunakan korban ditemukan di halaman Masjid Mujahidin Pangkep, sekitar 500 meter dari lokasi kejadian. Jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Bhayangkara untuk otopsi. (mg6/lim/c)
